Tarian Indonesia Jadi Perhatian Warga Di ‘Festival Tratados de Teoloyucan’ Meksiko

JAKNEWS, Tari Tradisional Indonesia seperti Lenong Betawi yang ditampilkan kelompok Pakoeningrat pada Festival Internacional Tratados de Teoloyucan (FITT) 2016 menarik perhatian ratusan warga Meksiko yang tinggal di kota Teoloyucan, Negara Bagian Estado de Mexico.

Keindahan tari Indonesia dipertunjukkan oleh kelompok Pakoeningrat pada Festival Internacional Tratados de Teoloyucan (FITT) 2016 yang diadakan Pemerintah Kota Teoloyucan di Negara Bagian Estado de Mexico berlangsung sejak tanggal 6 hingga 14 Agustus mendatang.

Pensosbud KBRI Meksiko Febby Fahrani dalam keterangannya di London, Rabu menyebutkan, untuk pertama kalinya, keindahan tari Lenong Betawi, tari Nandak Ganjen, tari Merak Sunda, tari Tor Tor Tanduk, dan tari Cipat Cipit ditampilkan di kota Teoloyucan.

Wakil KBRI Mexico City yang turut mendampingi kelompok tari Pakoeningrat binaan KBRI mengakui kali pertama KBRI untuk Meksiko Serikat memperkenalkan seni tari Indonesia di kota ini. Upaya pengenalan ini sejalan dengan upaya berkesinambungan untuk memperkenalkan Indonesia di berbagai pelosok Meksiko, agar masyarakat di negara itu lebih banyak yang mengenal Indonesia.

Penyelenggaraan festival yang diadakan sejak tahun 2013 ditujukan untuk memperkenalkan keragaman budaya mancanegara bagi penduduk kota Teoloyucan dan sekitarnya.

Aneka tampilan budaya seperti tari dan musik, baik tradisional maupun kontemporer, antara lain dari Panama, Bolivia, dan Indonesia, dipertunjukkan selama festival. Tidak hanya itu, aneka produk kerajinan dan makanan mancanegara dipromosikan pula pada festival ini.

Tahun ini, sebanyak 35 perwakilan negara dan atau dispora memeriahkan festival, antara lain Indonesia, Panama, Argentina, Bolivia, Ethopia, Suriah, Chili, Brazil, Kuba, Irak, Panama, Turki, Jepang, Amerika Serikat, Thailand, Rusia, Peru, Guatemala, Kolombia, dan Meksiko.

Meski baru satu kali mempertunjukkan seni tari Indonesia, namun demikian, untuk ke-empat kalinya, dispora Indonesia telah berpartisipasi mempromosikan produk batik dan ukiran khas Indonesia dalam FITT.

Kehadiran dispora Indonesia diapresiasi oleh koordinator penyelenggara festival, Maria Guadalupe Martinez Franco yang secara khusus, menyampaikan pujian atas keunikan dekorasi booth Indonesia, serta keelokan produk batik yang dipromosikan.

Apresiasi juga disampaikan Wali Kota Teoloyucan, Victor Hugo Rojas Guzman menyampaikan penampilan Indonesia di panggung utama di Jardin Botanico di Teoloyucan telah memperkaya pengetahuan masyarakat kotanya akan seni tari Indonesia yang dinilainya sangat indah dan menarik.

Partisipasi KBRI di kota kecil Teoloyucan dengan jumlah penduduk hanya 63.000 orang ini merupakan upaya memperluas pengenalan Indonesia di Meksiko. Upaya ini diharapkan dapat menempatkan Indonesia dalam radar pengetahuan masyarakat Meksiko akan Indonesia.

loading...
Styaningrum
By Styaningrum August 10, 2016 06:18