Banyak Warga Padang Yang Mulai Gadaikan Barang

JAKNEWS, Kantor Pegadaian Tarandam, Kota Padang, Sumatera Barat, mulai banyak melayani nasabah yang menggadaikan emas, sepeda motor, mobil dan barang lain untuk biaya pendidikan anak atau menambah modal usaha.

Asisten Manager Bidang Penjualan, Pegadaian Kantor Area Padang, Dila Kortriza di Padang, Selasa, mengatakan, selain untuk modal usaha, banyak yang memerlukan pinjaman untuk membiayai sekolah atau kuliah anak.

Ia mengatakan, sudah biasa kenaikan jumlah penggadai barang terjadi mulai H+7 Lebaran.

“Siklus ini tetap sama dari tahun ke tahun, yaitu menjelang Lebaran nasabah banyak yang menebus dan setelah Lebaran banyak yang menggadai,” kata dia.

Pihaknya sudah memprediksi akan terjadi lonjakan penggadai barang setelah Lebaran.

“Sebelum Lebaran kebanyakan nasabah menebus, karena ingin memakai emas perhiasan, atau memakai motor dan mobil untuk pulang kampung, maka sekarang nasabah yang menggadai kembali membutuhkan dana,” tambahnya.

Kebutuhan dana tersebut membuat masyarakat lebih memilih menggadaikan barang di pegadaian dibandingkan meminjam modal kepada instansi lain.

“Banyaknya jenis barang yang bisa digadaikan membuat warga masyarakat banyak yang berminat dan menjadi nasabah dengan menggadaikan televisi dan barang elektronik lainnya. Di sini nasabah bisa meminjam mulai dari Rp50.000 hingga berapa pun, selagi sesuai dengan jaminan,” lanjutnya.

Sementara itu salah seorang nasabah pegadaian, Sofita (46) mengatakan ia menggadai barang di Pegadaian karena sangat gampang dan prosedurnya mudah.

“Meningkatnya nasabah yang menggadai disebabkan banyak faktor, seperti anak akan masuk kuliah atau sekolah, juga untuk modal usaha yang kurang mencukupi,” kata dia.

Styaningrum
By Styaningrum July 12, 2016 14:39