Gubernur Riau Jamin Ketersediaan Pangan Selama Ramadhan

JAKNEWS, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menjamin ketersediaan pangan daerah setempat cukup selama bulan Ramadan, dan mengharapkan masyarakat untuk tidak menghawatirkan hal tersebut.

“Pemerintah terus mengawasi ketersediaan pangan, jadi masyarakat tidak perlu cemas akan kelangkaan barang pokok selama ramadan,” kata Gubernur Riau yang akrab disapa Andi Rachman usai Halal Bihalal menyambut bulan ramadan di Halaman kantor gubernur, Pekanbaru, Jumat.

Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Gubernur dengan Instansi Vertikal Forkopimda dan Bupati/Walikota dan Bupati/walikota se-Provinsi Riau yang diadakan Jumat (3/6). Sejumlah perwakilan kabupaten/kota menyampaikan kesiapan mereka jelang ramadan terkait beberapa persoalan.

Rakor diadakan dengan maksud memantapkan koordinasi dan sinergi dengan instansi vertikal, forkopimda dan bupati/walikota guna antisipasi keamanan, ketertiban, ketersediaan sembako, BBM, kelancaran transportasi angkutan lebaran dalam menyambut puasa dan hari raya idul fitri 1437 H dalam menyambut puasa dan hari raya idul fitri 1437 H serta persiapan penyelenggaraan pilkada serentak kota pekan baru dan kabupaten kampar.

Perwakilan Kabupaten Kampar, Ahmad Yazuar menyebutkan ketersediaan sembilan bahan pokok (Sembako) sekitar 40 persen dipasok dari Sumatera Barat. Ia mengkonsultasikan kepada pemeritah Provinsi Riau tentang antisipasi terganggunya akses distribusi pasokan pangan dari Sumatera Barat ke Kampar.

“Kita lakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi rusaknya akses distribusi seperti akibat longsor, dimana titik yang rawan kalau longsor,” kata dia.

Sedangkan kondisi kabupaten setempat cukup kondusif, kata dia, pihaknya telah mengaktifkan Pos keamanan lingkungan (Poskamling) untuk menjaga keaman.

“Untuk antsipasi kecelakaan, titik rawan kecelakaan di sembilan titik kita dirikan posko, kita akan bangun sebelum lebaran,” sebut dia.

Bupati Kabupaten Rokan Hulu, Suparman, menyampaikan harga sembako di kabupatennya normal, Infrastruktur dan titik rawan sebelum kecelakaan.

“Ada titik yang sering terjadi kecelakaan akibat penyempitan jalan sehingga ini menelan korban,” kata dia.

Ia juga menyinggung mengenai Kebakaran hutan dan lahan, narkoba, dan masalah lima desa yang belum terselesaikan.

“Mohon gubernur menentukan sikap untuk tuntaskan masalah lima desa agar sama-sama tertib saat pemilu serentak nanti,” ujarnya.

Perwakilan Kabupeten Pelalawan menyampaikan mengemai ketersediaan bahan pokok daerah setempat aman, namun beberapa sejumlah harga sembako melonjak naik, makanan halal dan non halal, warung remang-remang (hiburan malam) tidak boleh dibuka selama bulan suci berlangsungh, listrik yang harus juga diakomodasi di wilayah pedalaman, transportasi dan kemacetan yang terjadi, pemantauan terhadap kelangkaan pangan dilapangan.

Dari rapat koordinasi tersebut seluruh kabupaten/kota menjamin ketersediaan barang pokok hanya saja, ada beberapa item yang mengalami lonjakan harga jelang ramadan. Menaggapi hal tersebut gubernur Riau meminta agar para pedagang mematok harga yang sesuai.

“Intinya untuk harga pedagang mematok dengan rasional, dan masyarakat menjaga untuk tidak menggunakan kebutuhan pokok secara berlebihan,” tutur dia.

Styaningrum
By Styaningrum June 3, 2016 17:07