Harga Emas Turun Jelang Rilis Risalah Pertemuan FED

JAKNEWS, Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir sedikit lebih rendah pada Senin (Selasa pagi WIB), karena para pedagang menunggu rilis risalah pertemuan The Fed.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni turun 4,2 dolar AS, atau 0,34 persen, menjadi menetap di 1.219,30 dolar AS per ounce.

Para analis mencatat penurunan harga dalam logam mulia menjelang rilis risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada Rabu (6/4) dan mereka memperkirakan komentar-komentar terbaru dari pejabat The Fed telah mendorong ekspektasi pedagang tentang kenaikan suku bunga lebih cepat.

Presiden Fed Boston, Eric Rosengren, mengatakan pada Senin di sebuah konferensi bahwa kenaikan suku bunga dapat terjadi lebih cepat daripada yang pasar perkirakan berkat ketahanan ekonomi.

Pada Jumat lalu, Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan data penggajian non pertanian naik 215.000 pada Maret, lebih tinggi dari ekspektasi. Analis mencatat bahwa meskipun tingkat pengangguran meningkat menjadi 5,0 persen, ini masih sebuah pertanda ekonomi AS menguat.

Menurut alat Fedwatch CME Group, probabilitas tersirat saat ini untuk kenaikan suku bunga dari 0,50 persen ke 0,75 persen mencapai lima persen pada pertemuan April 2016 dan 26 persen pada pertemuan Juni 2016.

Di sisi ekonomi, laporan dari Departemen Perdagangan AS menunjukkan pada Senin bahwa pesanan baru AS untuk barang-barang manufaktur pada Februari turun dalam tiga bulan dari empat bulan terakhir, merosot delapan miliar dolar AS atau 1,7 persen menjadi 454,0 miliar dolar AS.

Perak untuk pengiriman Mei turun 10,2 sen, atau 0,68 persen, menjadi ditutup pada 14,944 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun 11,7 dolar AS, atau 1,22 persen, menjadi ditutup pada 943,50 dolar AS per ounce.

Styaningrum
By Styaningrum April 5, 2016 06:25 Updated