Indeks DOW dan S&P Capai Rekor Tertinggi

JAKNEWS, Kenaikan kuat saham perusahaan-perusahaan teknologi besar dan beberapa bank di Wall Street mengangkat Dow dan S&P 500 ke rekor baru pada Senin (Selasa pagi WIB), memperpanjang reli tiga minggu.

Bank of America memimpin saham-saham keuangan besar lebih tinggi, melompat 3,6 persen setelah melaporkan laba yang mengalahkan ekpektasi dan berjanji untuk memotong miliaran biaya tahunan.

Saham-saham teknologi juga maju, dengan Apple meningkat 1,1 persen, induk perusahaan Google, Alphabet, bertambah 2,4 persen, Facebook naik 2,3 persen dan Twitter menguat 3,2 persen.

"Reli tampaknya ingin berlanjut," kata Mace Blicksilver, direktur Marblehead Asset Management. "Antara terorisme dan ketegangan di Turki, ada banyak hal negatif," katanya. "Tapi bank-bank sentral memompa likuiditas, seperti yang kita lihat dalam beberapa hari terakhir, itu berdampak ke saham-saham." Indeks Dow Jones Industrial Average naik 16,50 poin (0,09 persen) menjadi berakhir di 18.533,05, mencatat rekor untuk kelima hari berturut-turut.

Indeks berbasis luas S&P 500 bertambah 5,15 poin (0,24 persen) menjadi ditutup pada 2.166,89, sementara indeks komposit Nasdaq menguat 26,19 poin (0,52 persen) menjadi 5.055,78.

Anggota Dow, Merck turun 1,0 persen setelah peringkatnya diturunkan oleh BMO Capital Markets, mengutip tekanan harga dari beberapa obat-obatan dan risiko utama karena pemilu AS yang bisa fokus pada harga-harga obat tinggi.

Produsen mainan Hasbro jatuh 6,6 persen meskipun melaporkan bahwa laba kuartal keduanya naik 25 persen menjadi 52,1 juta dolar AS. Morningstar mengatakan hasil yang kuat, tapi sahamnya "fully valued" (mencerminkan harga pasar sehingga tak mungkin naik lagi).

Styaningrum
By Styaningrum July 19, 2016 06:51