Pemkab Bantul Pastikan Bahwa Toko Indo Lestai Belum Berizin

JAKNEWS, Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memastikan bahwa Toko Indo Lestari yang kembali beroperasi di Jalan Imogiri Timur belum mengantongi izin usaha perdagangan tersebut.

“Informasinya (toko Indo Lestari) buka lagi ya, namun sejauh ini pemilik belum mengajukan izin baru ke kami, jadi memang belum berizin,” kata Kepala Dinas Perizinan Bantul, Sri Ediastuti di Bantul, Minggu.

Menurut dia, toko Indo Lestari yang ditengarai sebagai toko modern tersebut diketahui kembali beroperasi di Pedukuhan Bendo, Desa Wukirsari, Imogiri, meskipun sebelumnya izinnya sudah dicabut pemerintah.

Ia mengatakan saat akan mendirikan toko, awalnya pengusaha mengajukan perizinan untuk membuat toko kelontong, namun kenyataannya mendirikan toko dengan konsep minimarket berjejaring dengan nama ‘Indomaret’.

“Dulu memang pernah mengajukan tapi untuk toko kelontong, tetapi sekarang sudah kami cabut dan (setelah dicabut) belum mengajukan lagi,” katanya.

Menurut dia, melihat lokasi berdirinya Toko Indo Lestari yang dekat dengan pasar tradisional tersebut, perizinannya harus toko kelontong tidak boleh toko modern sebab ketentuan tersebut diatur dalam Perda Bantul tentang pendirian toko modern.

“Mengurus izin toko kelontong itu sesuai SOP (standar operasional prosedur) prosesnya selama enam hari, namun itu belum diajukan. Untuk pengajuan izin juga harus ada persetujuan warga setempat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Bantul Hermawan Setiadji mengatakan berencana memanggil pemilik toko Indo Lestari yaitu Sandimin untuk memastikan perizinan usahanya menyusul kembali beroperasinya toko tersebut meskipun sebelumnya sudah ditutup dan pemiliknya disidangkan.

“Senin (19/7) akan kami panggil untuk menanyakan perizinan tokonya, karena izin toko kelontong yang dulu sudah dicabut. Kalau melanggar kami mau sidangkan lagi,” katanya.

Styaningrum
By Styaningrum July 17, 2016 15:22