Pemkab Jembrana, Telah Membangun 18 Pasar Tradisional

JAKNEWS, Untuk menunjang pertumbuhan ekonomi, Pemkab Jembrana, Bali, telah membangun 18 pasar tradisional yang tersebar di seluruh kecamatan.

"Kami bangun atau perbaiki pasar-pasar tradisional di desa-desa, agar perekonomian di wilayah tersebut tumbuh," kata Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan, saat mengunjungi Pasar Rakyat Kertajaya, di Kelurahan Pendem, Selasa.

Ia mengatakan, tahun ini pihaknya menganggarkan Rp900 juta untuk revitalisasi pasar tradisional, yang jumlahnya akan ditingkatkan tahun 2017 menjadi Rp1,2 miliar.

Menurutnya, menyusul Pasar Rakyat Kertajaya yang baru selesai dibangun, pasar di Kelurahan Banjar Tengah dan Tegalcangkring akan diperbaiki, sementara di Desa Ekasari akan dibangun pasar baru.

"Pasar tradisional sangat menunjang ekonomi kerakyatan, sehingga harus mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah," ujarnya.

Meskipun sudah mulai beroperasi, ia mengatakan, di Pasar Rakyat Kertajaya akan dilakukan penataan di halaman, serta membangun sistem pengelolaan sampah dan limbah.

Bagi pedagang, menurutnya, juga difasilitasi pinjaman modal dari beberapa pihak seperti koperasi, lembaga keuangan desa adat (LPD) dan bank lewat Kredit Usaha Rakyat.

Ni Ketut Dantri, salah seorang pedagang mengatakan, sebelum pasar tersebut dibangun, dirinya sering kehujanan saat berjualan.

"Kalau hujannya lebat saya harus pindah mencari lokasi yang teduh. Sekarang bisa tetap di tempat, dengan jumlah pengunjung yang meningkat karena pasar lebih nyaman," kata pedagang yang sudah berjualan selama 15 tahun ini.

Pasar yang buka mulai pukul 04.00 wita dinihari hingga pukul 08.00 wita ini, awalnya hanya ditempati 18 pedagang, yang setelah perbaikan bertambah menjadi 50 pedagang.

Styaningrum
By Styaningrum May 17, 2016 21:05