Sebanyak 66 Tempat Pertandingan Dan Stadion Untuk Penyelenggaraan PON XIX/2016 Jawa Barat

Sebanyak 66 Tempat Pertandingan Dan Stadion Untuk Penyelenggaraan PON XIX/2016 Jawa Barat

Story Highlights

  • Sebanyak 66 Tempat Pertandingan Dan Stadion Untuk Penyelenggaraan PON XIX/2016 Jawa Barat

Related Articles

JAKNEWS, Sebanyak 66 tempat pertandingan dan stadion untuk penyelenggaraan PON XIX/2016 Jawa Barat diperkenalkan pada ajang Chef de Mission (CdM) Meeting yang digelar di Bumi Parahyangan Padalarang Kabupaten Bandung, Kamis (10/3) malam.

“Sebanyak 66 lapangan dan gelanggang pertandingan telah hampir rampung dikerjakan, akses jalannya akan diperbaiki. Persiapan yang kita lakukan semakin baik,” kata Ketua Umum PB PON XIX/2016 Jabar H Ahmad Heryawan saat membuka CdM Meeting itu.

Tempat pertandingan yang tersebar di 15 kabupaten/kota di Jawa Barat itu ditayangkan pada layar besar dihadapan pimpinan dan ketua KONI dari 34 provinsi di Indonesia yang hadir pada kegiatan CdM Meeting PON XIX/2016 Jabar yang kedua itu.

Hadir pada kesempatan itu Ketua KONI Pusat Tono Suratman, Wakil Gubernur Jabar H Deddy Mizwar, Ketua Harian PB PON XIX/2016 Iwa Karniwa serta Ketua KONI Jabar Ahmad Saefudin.

Dalam pemaparan 66 tempat pertandingan PON yang terdiri dari GOR, lapangan, stadion, lapangan udara dan lainnya itu ditayangkan lengkap dengan bentang alam di kawasa fasilitas olahraga itu.

Beberapa diantaranya membuat terkesan peserta antara lain lintasan pacuan kuda di Pangandaran yang berlokasi di bibir pantai Madasari Legok Jawa, empat stadion di Bekasi, Bandung dan Bogor, arena olahraga kedirgantaraan, tempat pertandingan dayung di Situ Cipule, GOR Angkat Berat/Besi di Kompleks Si Jalak Harupat , GOR Pencak Silat dan GOR Futsal di Jatinangor Sumedang serta sejumlah tempat pertandingan lainnya.

“Terus terang persiapan dan pembangunan tempat pertandingan ini sangat menguras tenaga dan juga kocek (APBD) daerah. Seharusnya penyelenggaraan PON XIX/2016 itu semuanya menggunakan APBN dan bukan mengambil dari APBD,” kata Ahmad Heryawan.

Meski harus mengistirahatkan pos anggaran lainnya di daerah, namun menurut Heryawan yang juga Gubernur Jawa Barat itu menyatakan siap untuk menjadikan PON XIX/2016 termegah dan tergebyar sepanjang sejarah dengan mengusung tema besar “Berjaya di Tanah Legenda” yakni selain menampilkan para legenda juga melahirkan para legenda olahraga baru.

“Meski harus mengistirahatkan sebagian anggaran daerah untuk mendukung PON, namun bersyukur semuanya bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Dan kami berdoa PON XX/2016 mendatang semuanya dari APBN sehingga tuan rumah bisa lebih konsentrasi,” kata Heryawan yang disambut dengan tepuk tangan peserta CdM Meeting itu.

Pada acara yang dihadiri kontingen daerah itu, Heryawan juga mengajak seluruh kontingen menjadikan momentum PON XIX/2016 untuk kebangkitan olahraga nasional sekaligus melahirkan olahragawan berprestasi internasional.

“Sebagai tuan rumah Jabar mengakomodasi seluruh aspirasi dari kontingen, Jabar siap memberikan pelayanan kepada kontingan dan menjadi tuan rumah yang baik serta menggelar pertandingan secara fair play,” kata Ahmad Heryawan.

Sementara itu Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman mendukung penuh misi Jabar menjadikan PON XIX/2016 sebagai momentum kebangkitan olahraga nasional.

“Semangat untuk menjadikan momentum meningkatkan kembali prestasi olahraga nasional juga harus menjadi spirit kontingen daerah peserta, dan saya melihat semangat daerah mempersiapkan atlet untuk PON XIX/2016 begitu antusias,” kata Tono Suratman.

Pada kesempatan itu, pihaknya menyatakan akan mendukung penuh pelaksanaan PON XIX/2016 melalui pengerahan SDM yang dimiliki untuk mendampingi perjalanan PON XIX/2016 Jabar.

Sebelum pelaksanaan CdM Meeting, KONI Pusat juga menggelar silaturahim dengan KONI-KONI provinsi yang bertempat di salah satu ruangan di Kota Baru Parahyangan.

Menurut Tono, persiapan Jawa Barat sebagai tuan rumah semakin hari semakin baik dengan progres pencapaian tahapan PON yang sesuai dengan jadwal yang ada.

“Saya kira progres persiapan semakin baik, kami melakukan monitoring dan konsolidasi setiap pekan untuk memastikan progres PON berjalan sesuai tahapan. Saya yakin Jabar akan bisa merealisasikan misi besarnya di PON XIX/2016 ini,” kata Tono Suratman.

Pada kesempatan itu juga dihadirkan tarian “Harmoni Nusantara” yang melobatkan sedikitnya 40 penari Jawa Barat yang menampilkan berbagai tarian dari Aceh sampai tarian Papua.

Styaningrum
By Styaningrum March 11, 2016 08:00